Prodi Kehutanan UIM Sosialisasikan Program FOLU Net Sink 2030 sebagai Implementing Partner Kementerian Kehutanan

Makassar, Juni 2026 – Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 di tingkat fakultas sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program yang dipercayakan oleh Kementerian Kehutanan kepada Prodi Kehutanan UIM sebagai salah satu Implementing Partner. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika terhadap arah kebijakan nasional pengelolaan hutan dan lahan dalam mendukung pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca Indonesia.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di lingkungan Fakultas Pertanian UIM tersebut dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Program Studi Kehutanan. Dalam pemaparannya, tim pelaksana menjelaskan bahwa Program FOLU Net Sink 2030 merupakan komitmen strategis Pemerintah Indonesia untuk menjadikan sektor kehutanan dan penggunaan lahan sebagai penyerap emisi karbon bersih (net sink) pada tahun 2030 melalui berbagai aksi mitigasi perubahan iklim, seperti rehabilitasi hutan dan lahan, pengendalian deforestasi, penguatan perhutanan sosial, konservasi keanekaragaman hayati, dan peningkatan cadangan karbon.
Pada kesempatan tersebut, Asjulia S. Hut., MP – Ketua Program Studi Kehutanan UIM – menegaskan bahwa keterlibatan UIM sebagai Implementing Partner merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Kehutanan kepada perguruan tinggi untuk berkontribusi secara langsung dalam pencapaian target nasional FOLU Net Sink 2030. Peran perguruan tinggi tidak hanya sebatas pelaksana kegiatan di lapangan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kehutanan berkelanjutan.
Salah satu fokus kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Prodi Kehutanan UIM adalah program rehabilitasi hutan dan lahan menuju kawasan serap karbon berbasis ekonomi hijau berkelanjutan. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan aspek konservasi lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan rehabilitasi lahan, pengembangan tanaman kehutanan bernilai ekonomi, serta penguatan kapasitas kelompok masyarakat dalam pengelolaan sumber daya hutan secara lestari.
Melalui sosialisasi ini, sivitas akademika diharapkan memahami peran strategis kampus dalam mendukung agenda pembangunan rendah karbon dan pengendalian perubahan iklim. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi lintas disiplin ilmu di lingkungan UIM untuk mendukung implementasi program, baik melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kegiatan pembelajaran yang relevan dengan isu perubahan iklim dan pengelolaan hutan berkelanjutan.
Program FOLU Net Sink 2030 sendiri merupakan bagian penting dari komitmen Indonesia dalam mendukung Persetujuan Paris (Paris Agreement) dan pencapaian target Enhanced Nationally Determined Contribution (Enhanced NDC). Pemerintah menargetkan sektor kehutanan dan penggunaan lahan mampu mencapai kondisi net sink sebesar sekitar 140 juta ton CO₂ ekuivalen pada tahun 2030 melalui berbagai intervensi kebijakan dan aksi nyata di lapangan.
Dengan keterlibatan sebagai Implementing Partner, Program Studi Kehutanan Universitas Islam Makassar menunjukkan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi nasional dalam menjaga keberlanjutan hutan Indonesia sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mewujudkan pembangunan hijau yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


