Sebanyak 45 mahasiswa dari empat mata kuliah Prodi Agroteknologi terjun langsung ke lahan Kelompok Tani “Ana’ Aong”, Kelurahan Pa’bundukang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar untuk belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat tani.

Pengabdian Masyarakat & Fieldtrip Takalar, 16 Mei 2026

TAKALAR — Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) melaksanakan kegiatan Fieldtrip dan Pengabdian kepada Masyarakat secara terpadu di lahan Kelompok Tani “Ana’ Aong”, Kelurahan Pa’bundukang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Sebanyak 45 mahasiswa yang mengikuti empat mata kuliah sekaligus — Agripreneurship, Agribisnis Tanaman Semusim, Budidaya Tanaman Hortikultura, dan Pengelolaan Hama Terpadu — turun langsung ke lapangan bersama tim dosen pendamping.

Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan secara terpadu ini mengangkat tema “Penerapan Multiple Cropping System pada Tanaman Pangan dan Hortikultura” — sebuah pendekatan sistem tanam ganda yang memungkinkan petani membudidayakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan secara bersamaan guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi lahan pertanian.

Kegiatan berlangsung dalam bentuk penyuluhan pertanian dan diskusi interaktif bersama anggota Kelompok Tani “Ana’ Aong” dan masyarakat setempat. Mahasiswa tidak hanya menjadi peserta pasif, tetapi turut aktif berdiskusi, mengamati kondisi lahan, dan mempelajari praktik pertanian langsung dari petani — sebuah pengalaman lapangan yang melengkapi pemahaman teori di bangku kuliah.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak kelurahan. Lurah Pa’bundukang, Rusli Djafar, S.Sos., secara resmi memberikan surat keterangan yang menyatakan bahwa tim dosen Prodi Agroteknologi Faperta UIM telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara terpadu di wilayahnya — sebuah bentuk pengakuan dan apresiasi atas kontribusi Fakultas Pertanian UIM terhadap pengembangan pertanian di Kabupaten Takalar.

Melalui kegiatan fieldtrip dan pengabdian masyarakat terpadu ini, Prodi Agroteknologi Faperta UIM membuktikan bahwa ruang belajar tidak terbatas pada bangku kuliah. Pengalaman langsung di lahan petani menjadikan mahasiswa lebih peka terhadap tantangan pertanian nyata, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai calon tenaga ahli pertanian yang kelak siap berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan sektor pertanian Sulawesi Selatan.