Kolaborasi lintas fakultas antara Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik UIM hadirkan pelatihan urban farming berbasis teknologi tepat guna bagi generasi muda perkotaan.

Makassar, 12 Juni 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Reguler yang didanai oleh Program Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA). Kegiatan bertajuk “Pelatihan Pembuatan Media Tanam Jamur: Penguatan Komunitas Urban Farming Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Budidaya Jamur Tiram sebagai Pangan Alternatif Bergizi Rumah Tangga” dilaksanakan pada tanggal 12–14 Juni 2026 di Kota Makassar.

Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin antara Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar dalam upaya menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat perkotaan melalui pengembangan budidaya jamur tiram berbasis teknologi tepat guna.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas:

  • Muh. Ichwan Kadir, S.Hut., M.Hut. (Ketua Tim) – Dosen Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian UIM.
  • Dr. Awaluddin Yunus, S.P., M.Pd. (Anggota Tim) – Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UIM.
  • Nursuci Putri Husain, S.Kom., M.Kom. (Anggota Tim) – Dosen Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik UIM.

Kegiatan ini menyasar Remaja Masjid Al Hijrah Perumahan Daeng Tata Tri Residence Kota Makassar sebagai kelompok mitra. Pemilihan sasaran tersebut didasarkan pada potensi besar generasi muda dalam mengembangkan aktivitas urban farming yang produktif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.

Ketua Tim Pengabdian, Muh. Ichwan Kadir, menjelaskan bahwa budidaya jamur tiram merupakan salah satu alternatif usaha yang sangat potensial untuk dikembangkan di kawasan perkotaan karena tidak memerlukan lahan yang luas, mudah dipelajari, serta memiliki nilai gizi dan nilai ekonomi yang tinggi.

“Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep budidaya jamur tiram, tetapi juga diberikan keterampilan praktis dalam membuat media tanam atau baglog jamur yang menjadi faktor utama keberhasilan produksi. Harapannya, para remaja masjid dapat mengembangkan kegiatan ini menjadi usaha produktif yang mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan budidaya jamur tiram, teknik formulasi bahan media tanam, proses pencampuran bahan, pengemasan baglog, sterilisasi media, hingga praktik langsung pembuatan media tanam jamur. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi tepat guna dalam proses produksi agar kegiatan budidaya dapat dilakukan secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Keterlibatan Fakultas Teknik dalam kegiatan ini menjadi nilai tambah dalam mendukung penerapan teknologi tepat guna serta pengembangan sistem informasi yang dapat menunjang kegiatan budidaya dan pemasaran hasil produksi jamur di masa mendatang.

Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal terbentuknya komunitas urban farming berbasis jamur tiram di lingkungan Perumahan Daeng Tata Tri Residence. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan, memperkuat peran pemuda dalam pembangunan masyarakat, serta mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga di kawasan perkotaan.

Melalui dukungan pendanaan dari Program BIMA, Universitas Islam Makassar terus berupaya menghadirkan kegiatan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.