MAKASSAR – Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) meraih pencapaian membanggakan dengan berhasilnya tujuh dosen Program Studi Agroteknologi memperoleh hibah penelitian dan pengabdian masyarakat. Hibah ini terbagi dalam tiga kategori, yakni Penelitian Dosen Pemula (PDP), Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, dan Pemberdayaan Desa Binaan.

Dari kategori Penelitian Dosen Pemula (PDP), empat dosen berhasil meraih hibah dengan topik penelitian yang beragam dan inovatif. Anugrahandini Nasir memperoleh hibah untuk penelitian “Estimasi Blue Carbon Pada Berbagai Tipe Kerapatan Mangrove Berbasis Google Earth Engine Dan Model Allometrik untuk Mendukung Ketahanan Iklim”. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan teknologi modern untuk mengukur karbon biru mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

Dian Mirnawaty Sultan mengembangkan penelitian di bidang teknologi pertanian dengan judul “Implementasi Sistem Pakar Berbasis AI dengan Artificial Neural Networks (ANN) untuk Identifikasi Hama & Penyakit Jamur Tiram”. Penelitian ini menggabungkan kecerdasan buatan dengan praktik budidaya jamur untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Sementara itu, Muh Ichwan K meneliti “Formulasi Media Tanam Jamur Ling Zhi (Ganoderma lucidum) Substrat Limbah Batang Sawit dalam Mendukung Pangan Fungsional dan Ekonomi Kerakyatan”. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah industri sawit untuk budidaya jamur bernilai ekonomi tinggi.

Rahmat Jahuddin mengangkat tema keberlanjutan dengan penelitian “Model Praktik Pertanian Ramah Lingkungan pada Padi untuk Mewujudkan Swasembada Pangan yang Berkelanjutan dan Berwawasan Ekologis”. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Dalam kategori Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, dua dosen memperoleh hibah dengan fokus pada pemberdayaan komunitas. Musdalipa menjalankan program “Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan sebagai upaya peningkatan Ekonomi Keluarga dan Pencegahan Stunting”. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal.

Awaluddin Yunus mengembangkan program “Implementasi Teknologi Smart Farming pada Pesantren Perguruan Islam Ganra Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan”. Inisiatif ini memadukan teknologi modern dengan nilai-nilai islami dalam praktik pertanian di lingkungan pesantren.

Kategori Pemberdayaan Desa Binaan diraih oleh Suardi Bakri dengan program “Mewujudkan Desa Biring Ere Sebagai Desa Wisata Integratif Berbasis Agroindustri”. Program ini bertujuan mengembangkan potensi desa melalui konsep wisata yang terintegrasi dengan sektor agroindustri.

Keberhasilan ini mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UIM dalam mengembangkan riset dan pengabdian yang berdampak langsung pada masyarakat. Dengan beragamnya topik penelitian dan pengabdian, mulai dari teknologi hijau, kecerdasan buatan, hingga pemberdayaan masyarakat, para dosen menunjukkan dedikasi tinggi dalam memajukan sektor pertanian Indonesia.

Hibah-hibah ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Leave a Comment