MAKASSAR/08/07/2025 – Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) menyelenggarakan kegiatan Studi Lapangan Rimbawan Muda (STULARIMA 1) yang berlangsung dari 7 hingga 13 Juli 2025. Program ini merupakan inisiatif untuk membina mahasiswa kehutanan yang berprinsip pada sembilan nilai dasar rimbawan.

Kegiatan yang diikuti oleh 9 mahasiswa angkatan 2024 ini terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama berupa kegiatan indoor yang dilaksanakan di Fakultas Pertanian UIM pada tanggal 7-10 Juli 2025, dilanjutkan dengan kegiatan outdoor di Desa Bontomanai, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros pada tanggal 11-13 Juli 2025.

Ketua Panitia STULARIMA 1, Muh Izzul Muslimin Syah, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. “Pertama, untuk membina rimbawan mahasiswa kehutanan Fakultas Pertanian UIM yang berprinsip pada sembilan nilai dasar rimbawan. Kedua, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam penilaian keanekaragaman hayati,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Ismail, menambahkan bahwa pemilihan lokasi Desa Bontomanai sebagai tempat studi lapangan didasarkan pada potensi keanekaragaman hayati yang dimiliki wilayah tersebut. “Lokasi ini sangat strategis untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengamati dan menilai keanekaragaman hayati di lapangan,” jelasnya.

Program STULARIMA 1 ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mencetak generasi rimbawan muda yang kompeten dan berkarakter. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Fakultas Pertanian UIM untuk menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Para peserta dibekali dengan materi teoritis selama kegiatan indoor, kemudian mengaplikasikannya secara langsung melalui observasi lapangan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga memiliki pengalaman praktis yang akan mendukung perkembangan kompetensi mereka sebagai calon rimbawan profesional.

Leave a Comment