MAROS – Tim dosen Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) sebagai Pilar Bisnis Berkelanjutan” di SMA Negeri 5 Maros, Jumat (7/3/2025).

Kegiatan edukasi yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WITA ini dipimpin oleh Muh Ichwan Kadir, S.Hut., M.Hut., yang didampingi oleh Herawati, S.Hut., M.Hut., keduanya merupakan dosen Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian UIM.

Penyuluhan ini bertujuan memperkenalkan konsep Hasil Hutan Bukan Kayu kepada siswa-siswi sebagai alternatif pemanfaatan hutan yang ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi tinggi. HHBK mencakup berbagai produk hutan seperti madu, rotan, getah, tanaman obat, dan hasil hutan lainnya yang dapat dimanfaatkan tanpa merusak ekosistem hutan.

“Hasil Hutan Bukan Kayu merupakan potensi ekonomi yang sangat besar namun masih belum dioptimalkan secara maksimal. Melalui pengelolaan yang tepat, HHBK dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan,” ungkap Muh Ichwan Kadir saat menyampaikan materinya.

Dalam paparannya, tim dosen menjelaskan berbagai jenis HHBK yang memiliki nilai ekonomi tinggi, mulai dari tanaman obat tradisional, hasil lebah hutan, hingga produk kerajinan dari bahan alami. Para siswa juga diperkenalkan dengan konsep bisnis berkelanjutan yang tidak hanya mengutamakan keuntungan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial.

Herawati menambahkan bahwa pengembangan HHBK sebagai pilar bisnis berkelanjutan sejalan dengan program pemerintah dalam mendukung ekonomi hijau. “Generasi muda perlu memahami bahwa hutan bukan hanya sumber kayu, tetapi juga menyimpan kekayaan alam lainnya yang dapat dikelola secara bijaksana untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Antusiasme siswa terlihat tinggi ketika sesi diskusi berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari teknik budidaya tanaman obat di bawah tegakan hutan, cara pengolahan madu hutan, hingga strategi pemasaran produk HHBK di era digital.

Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Kehutanan UIM dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat tercipta generasi muda yang peduli terhadap kelestarian hutan sekaligus memiliki jiwa entrepreneurship dalam bidang kehutanan.

Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dengan Program Studi Kehutanan UIM, terutama dalam pengembangan program pendidikan lingkungan dan kewirausahaan hijau bagi siswa-siswinya.

Leave a Comment