Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) kembali memperoleh kepercayaan sebagai narasumber dalam Program Parepare KEREN (Kecamatan Entrepreneurship Center) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare. Kepercayaan tersebut diwujudkan melalui penugasan Muh. Ichwan Kadir, S.Hut., M.Hut., dosen Program Studi Kehutanan UIM, sebagai pemateri pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 4–6 Agustus 2026, di Aula Kebun Raya Jompie, Kota Parepare.

Keterlibatan kembali Program Studi Kehutanan UIM dalam kegiatan ini mencerminkan pengakuan pemerintah terhadap kapasitas akademisi UIM dalam pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Sebelumnya, Program Studi Kehutanan UIM juga telah berkontribusi sebagai narasumber dalam pelaksanaan Program Parepare KEREN, sehingga kepercayaan yang kembali diberikan menjadi bukti terjalinnya sinergi yang baik antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kota Parepare.

Dalam kegiatan tersebut, Muh. Ichwan Kadir menyampaikan materi yang menitikberatkan pada penguatan pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset), pengembangan ide bisnis, pemanfaatan potensi sumber daya lokal, serta strategi membangun usaha yang inovatif dan berkelanjutan. Peserta didorong untuk tidak hanya mampu memulai usaha, tetapi juga memiliki kemampuan mengembangkan bisnis yang adaptif terhadap perubahan pasar dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Program Parepare KEREN merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Parepare yang bertujuan mencetak 1.000 pengusaha baru melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan kapasitas masyarakat. Melalui kolaborasi dengan akademisi, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan, program ini diharapkan mampu melahirkan wirausaha yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Program Studi Kehutanan UIM menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kontribusi nyata melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah diharapkan terus menghasilkan inovasi serta memperkuat ekosistem kewirausahaan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.