Makassar, 6 November 2025 — Dalam rangka mendukung peningkatan literasi kehutanan dan memperkuat peran generasi muda dalam pelestarian hutan, mahasiswa Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) aktif berpartisipasi dalam kegiatan Belajar Lestari dari Rimbawan (BESTARI RIMBA). Kegiatan yang digagas oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan ini mengangkat tema Forest Explorer: Trekking Edukatif dan Citizen Science untuk Generasi Muda.

Mahasiswa UIM yang ikut serta dalam kegiatan ini adalah Nurul Awaliah, Muh. Akbar Ahmad Al-Fauzan (Adam), Bin Aris, Muh. Dafa Alfin, serta Feri Imam Alam Manatang. Mereka bergabung bersama peserta dari tiga universitas lain di sekitar Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Tabo-Tabo, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Kegiatan BESTARI RIMBA dilaksanakan selama dua hari, 5-6 November 2025, dengan agenda lengkap mulai dari sesi edukasi hingga trekking edukatif di lapangan. Pada hari pertama, peserta mendapatkan berbagai materi edukasi berupa pengenalan KHDTK sebagai laboratorium hidup dan pusat unggulan pembelajaran kehutanan, dasar-dasar bertahan hidup di alam bebas, serta konsep citizen science yang mengajak generasi muda turut berkontribusi dalam penelitian berbasis masyarakat.

Esok harinya, peserta diajak langsung untuk menjelajah KHDTK Tabo-Tabo melalui aktivitas trekking edukatif yang dirancang interaktif dan kolaboratif. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian nyata terhadap pelestarian hutan sebagai bagian dari kontribusi mendukung target nasional FOLU Net Sink 2030.

Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda sebagai pelopor dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia yang merupakan aset ekologis dan ekonomi bangsa.

Kegiatan diakhiri dengan sesi refleksi bertajuk “Aku dan Alamku” yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pengalaman dan komitmen mereka terhadap lingkungan. Foto bersama menutup rangkaian BESTARI RIMBA sebelum para peserta kembali ke Makassar.

Melalui partisipasi aktif mahasiswa Kehutanan UIM, diharapkan semakin terbangun kesadaran dan kapasitas generasi muda dalam menjaga hutan dan lingkungan hidup demi keberlanjutan sumber daya alam Indonesia.